INTISARI GLOBALISASI DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA & BERNEGARA

Globalisasi

Globalisasi adalah proses kesalingterkaitan dan kesalingtergantungan antarnegara yang tidak bisa dielakkan dalam segala bidang (ekonomi, politik, sosial-budaya), yang membawa peluang sekaligus tantangan.

Hubungan internasional adalah hubungan yang berlangsung antara manusia yang satu dengan manusia yang lain yang berasal dari berbagai bangsa di penjuru dunia.  Ada tiga bentuk pola hubungan antarbangsa: penjajahan (kolonial), ketergantungan, dan sama derajat.

David Held, dkk mengidentifikasi empat aspek globalisasi, yaitu :

  1. Seluruh kegiatan politik, sosial, ekonomi melintasi batas-batas negara;

  2. Globalisasi meningkatkan ketergantungan kita satu sama lain dengan meningkatnya arus perdagangan, investasi, keuangan, migrasi, dan kebudayaan;

  3. Sistem-sistem transportasi, informasi, dan komunikasi yang baru dan serba canggih berarti bahwa ide, barang, informasi, modal, an orang bergerak dengan lebih cepat;

  4. Itu berarti bahwa peristiwa-peristiwa yang secara geografis jauh memiliki dampak dan pengaruh yang besar bagi hidup kita. Bahkan, perkembangan-perkembangan lokal membawa dampak global yang luar biasa. Batas antara persoalan dalam negeri dan persoalan global menjadi kabur.

Globalisasi mencakup banyak segi. tidak hanya dalam segi ekonomi saja, tetapi juga politik, sosial dan juga budaya. Dalam hal ini hal yang paling kelihatan (mencolok) adalah pada dimensi ekonomi. Proses globalisasi meningkat sangat pesat sejak abad ke-20. Itu terjadi karena :
  1. Berkembang pesatnya teknologi komunikasi dan informasi, Seperti halnya Internet yang merupakan faktor paling mendasar bagi perkebangan informasi bagi setiap lini kehidupan suatu bangsa
  2. Berkembang pesatnya perusahaan-perusahaan transnasional.
Politik luar negeri adalah sikap dasar yang dianut sebuah negara alam menanggapi kondisi dunia. Politik luar negeri Indonesia adalah politik damai atau politik perdamaian.
Globalisasi membawa dampak di berbagai bidang, baik bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan hankam. Tetapi juga membawa peluang serta tantangan bagi negara-negara, termasuk Indonesia. Peluang dan tantangan itu, kalau disikapi dengan baik, akan meningkatkan kesejahteraan Bangsa dan Negara. Namun jika suatu bangsa menyikapinya dengan cara yang salah, maka akan membawa kehancuran bagi bangsa tersebut.